Hi, everyone..
Welcome to my blog, yay!!
kali ini ada yang baru di keseharianku, kalo biasanya aku cuman disibukan dengan kegiatan yang tak penting. Kali ini aku akan mengubahnya dengan kegiatan yang agak penting yah. Meskipun nggak penting penting banget buat kalian setidaknya agak sedikit bermanfaatlah ya buat diri aku sendiri.
Btw, im 19years old. Dan 17-07-2017 besok umurku sudah menginjak 20th. Sangat excited deh buat menyambut hari itu. Semoga saja bener-bener jadi hari yang special buat aku. Amiiinnn.
Ohiyaa..
Dari dulu sebenernya aku udah hobi nulis sih, cuman belum kepikiran buat blog. Karena dulu fasilitasnya masih terbatas. Dulu aku cuman punya komputer di beliin ayah aku, waktu aku kelas 1smp. Dan komputernya itu sering mati mati sendiri kalo di pakek, kan sebel. Terus jaringan internet juga masih lemot, maklum aku tinggal di desa. Waktu SMP aku juga pernah ikut lomba bikin cerpen gitu antar sekoalah se-Kabupaten Bojonegoro. Cuman kalah hehehehe..
Dari dulu sebenernya aku udah hobi nulis sih, cuman belum kepikiran buat blog. Karena dulu fasilitasnya masih terbatas. Dulu aku cuman punya komputer di beliin ayah aku, waktu aku kelas 1smp. Dan komputernya itu sering mati mati sendiri kalo di pakek, kan sebel. Terus jaringan internet juga masih lemot, maklum aku tinggal di desa. Waktu SMP aku juga pernah ikut lomba bikin cerpen gitu antar sekoalah se-Kabupaten Bojonegoro. Cuman kalah hehehehe..
Cerpen yang aku buat judulnya "KEISHA PASTI BISA" kalo mau tau ceritanya kek apa. Tetep Stay di blog aku ya. Aku bakalan uploud juga.
Kenapa aku pakek nama Keisha?Dulu aku terispirasi sama nama anaknya pasha ungu, karena aku dulu ngefans banget sama group band ungu. Dan alhasil nama anaknya aku pakek judul cerpen deh.
Cerpen yang kedua, aku nulisnya pakek baper, saking bapernya, sampe nangis nangis. Cerpen kedua, aku nulis tentang cinta pada pandangan pertama. Cerpen ini lumayan panjang bahkan sampai saat ini belum terselesaikan. Karena belum tau endingnya bakalan kek gimana. Laah, gimana nggak bingung sama endingnya coba, orang real storynya juga masih nggantung. Nahloo!! Sebenernya malah pengen aku bikin novel. Cuman masih belum panteslah ya. masih belum 100halaman. Sedangkan novel pada umumnya kan beratus ratus halaman . Selain itu juga endingnya ini lo, nggak tau bakalan kek apa. Ini bener bener true story since 2k12 ago. Yeah ini emang what the f*ck gahes -_-
Btw, kenapa sih aku suka nulis? bagiku mencurahkan isi hati dengan menulis itu jauh lebih plong dan tidak terekayasa. Aku lebih jujur dengan perasaanku sendiri ketika lagi nulis. Aku lebih bisa dekat dengan Tuhan, jadi menulis merupakan perantara curhatku dengan Tuhan. Dibandingkan aku curhat dengan orang orang terdekat. Aku masih bisa berbohong dan tidak sepenuhnya aku bisa mencurahkan semua isi hati aku ke mereka.
Alasan kenapa aku suka curhat di dairy adalah. Karena, menurutku dairy selalu menerima semua curhatku. Tidak pernah menyalahkanku meskipun sebenarnya aku salah. Dia selalu diam meskipun aku marah. Mau sebanyak apapun, mau sesering apapun yang aku curahkan. Dia tak pernah bosan mendengarkannya. Sayangnya pas aku nangis dia tak bisa mengusap air mataku, cuman uniknya dia membiarkan air mataku membekas dilembarannya. Dan sayangnya lagi dia tidak bisa memberikan solusi buat kita.
Tapi perlu diingat. Secara otomatis dia membiarkan kita untuk berinstrospeksi diri kita. Bagaimana caranya mengatasi masalah itu. Bagaimana cara mendewasaakan diri. Kita disuruh berfikir sendiri bagaimana cara menemukan jalan keluarnya. Dari pada kita curhat dengan teman kita terkadang saran yang mereka kasih sangat bentrok dan tidak sejalan dengan hati dan pikiran kita.
Eits, perlu di ingat ya guys. Masalah yang menghampiri kita. Itu semua datangnya dari Tuhan. Dan semestinya juga kita kembali kepadaNya untuk berdo'a agar Tuhan tetap menguatkan kita. Dan memberikan kemudahan untuk kita.
So, jangan pernah takut menghadapi resiko ya. Kita masih punya Tuhan yang memberi 1001 jalan keluarnya.
Alasan kenapa aku suka curhat di dairy adalah. Karena, menurutku dairy selalu menerima semua curhatku. Tidak pernah menyalahkanku meskipun sebenarnya aku salah. Dia selalu diam meskipun aku marah. Mau sebanyak apapun, mau sesering apapun yang aku curahkan. Dia tak pernah bosan mendengarkannya. Sayangnya pas aku nangis dia tak bisa mengusap air mataku, cuman uniknya dia membiarkan air mataku membekas dilembarannya. Dan sayangnya lagi dia tidak bisa memberikan solusi buat kita.
Tapi perlu diingat. Secara otomatis dia membiarkan kita untuk berinstrospeksi diri kita. Bagaimana caranya mengatasi masalah itu. Bagaimana cara mendewasaakan diri. Kita disuruh berfikir sendiri bagaimana cara menemukan jalan keluarnya. Dari pada kita curhat dengan teman kita terkadang saran yang mereka kasih sangat bentrok dan tidak sejalan dengan hati dan pikiran kita.
Eits, perlu di ingat ya guys. Masalah yang menghampiri kita. Itu semua datangnya dari Tuhan. Dan semestinya juga kita kembali kepadaNya untuk berdo'a agar Tuhan tetap menguatkan kita. Dan memberikan kemudahan untuk kita.
So, jangan pernah takut menghadapi resiko ya. Kita masih punya Tuhan yang memberi 1001 jalan keluarnya.







0 komentar:
Posting Komentar